You are currently browsing the monthly archive for Juni 2008.

Turut berbelasungkawa
atas meninggalnya Maftuh Fauzi, Mahasiswa Unas
Apapun penyebab kematian anda, semoga menemukan ketenangan di alam sana….
(Dan semoga tidak ada pihak yang memancing di air keruh atas meninggalnya saudara)

Aksi saling lempar batu antar demonstran dan aparat kepolisian di Universitas Nasional (Unas)  yang berlanjut dengan fenomena pengerahan ratusan personel dan masuk ke areal kampus kini diungkap dan dipersoalkan kembali. Pasalnya, Maftuh Fauzi. salah seorang mahasiswa jurusan bahasa asing Unas, diberitakan meninggal Jumat (20/6).
Pasca “penyerangan aparat” ke Kampus UNAS, Maftuh bersama 30 mahasiswa UNAS lainnya ditahan di Polres Jakarta Selatan, dan Maftuh sempat ditahan sekitar 9 hari. Sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir, Maftuh telah dirawat di RSPP selama dua hari. Sebelumnya, ia sempat dirawat di Rumah Sakit UKI.

Pokok masalah bermula dari kesimpangsiuran penyebab kematian Maftuh, Pihak dokter dari RS UKI yang menanganinya saat itu mengatakan pembuluh darah bagian otaknya pecah. Hal ini kemudian yang dikaitkan dengan penyebab meninggalnya Maftuh lantaran adanya kekerasan fisik. Sementara ketika dibawa ke RS Pertamina Pusat, kematian Maftuh Fauzi, didiagnosa sebagai akibat infeksi sistemik yang menyerang hampir seluruh tubuhnya. Dari hasil rekam medis, Read the rest of this entry »

Ketika insiden kekerasan yang dilakukan oleh beberapa elemen Front Pembela Islam (FPI) terhadap Aliansi Kebangsaan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) di Monas Minggu (1/6) lalu tengah disidik di kepolisian, beberapa elemen umat Islam kembali meminta ketegasan pemerintah untuk segera mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang status Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI).  Mereka menilai, bahwa insiden Monas (1/6) itu lebih disebabkan karena berlarutnya penanganan  JAI. Bahkan ada tengara yang berkembang bahwa insisden tersebut merupakan bentuk pengalihan dari isu tentang JAI, apalagi beberapa waktu lalu juga berkembang tuntutan pembubaran FPI.

Pengalihan Isu dan Ketegasan
Insiden Monas menurut beberapa kalangan merupakan salah satu bentuk pengalihan isu yang dilakukan oleh pemerintah. Tentu hal itu mesti dibuktikan. Sebab dari persektif komunikasi politik, pengalihan isu lebih banyak berkaitan dengan kegiatan atau isu-isu yang sifatnya politis. Lantas apakah insiden Monas sifatnya politik, kriminal, atau bernuansa SARA (sebuah daerah abu-abu yang bisa di politisir atau diserahkan pada hukum yang berlaku)? Read the rest of this entry »