You are currently browsing the daily archive for Mei 22nd, 2008.
Seorang pencopet yang menjadi jendral. Ia mendapatkan kesempatan menyebut dirinya seorang jenderal di pasukan kemerdekaan Indonesia. Ketika itu pasukan pendudukan Jepang mundur pada tahun 1945 dan Belanda berusaha kembali menguasai daerah yang ditinggalkan tersebut. Pada awalnya semua itu dilakukan hanya sekadar untuk mendapatkan kemewahan hidup sebagai seorang jenderal, akan tetapi pada akhirnya dia menjadi tentara yang sesungguhnya, dan memimpin kemenangan Indonesia dalam peperangan.
Banyak yang mengatakan film itu mengingatkan orang akan sentimen dan nostalgia ke-Batak-an Indonesia.
Menjelang akhir 90-an, ketika pertama kali film besutan sutradara MT Risyaf itu diputar di bioskop, jujur saya tidak bisa memahami keseluruhan arti film itu. Ketika itu saya masih duduk di bangku sekolah dasar. Bagi kebanyakan anak seusia saya, hal-hal lucu dalam film itu saja yang jadi perhatian. Read the rest of this entry »

Komentar Terakhir